Kisah Mantan Pendosa Menjadi Wali Besar

Kisah Mantan Pendosa Menjadi Wali Besar

Kisah Mantan Pendosa Menjadi Wali Besar

Lights Islam - Diriwayatkan dahulu ada seorang wali besar namanya Uthbatul Ghulam, tidak ada tindakan maksiat yang tak pernah dilaksanakan oleh Uthbah, tindakan dosa-dosa besar pernah dilaksanakan oleh ia. Uthbah dikenali jadi orang yang fasik, orang yang berbuat banyak maksiat.

Satu saat Uthbah tiba ke Majlis-nya Imam Hasan Al-Basri, dikasih hidayah oleh Allah mendadak tergiring hatinya untuk tiba ke majlis-nya Imam Hasan Al-Basri.

Di Majlis Imam Hasan Al-Basri, seluruh orang menangis terhitung Uthbah saat dengar keterangan saran yang ikhlas dari Imam Hasan Al-Basri.

Kemudian, Uthbah menanyakan ke Imam Hasan Al-Basri, "Ya Syekh, Apa Allah itu ingin terima tobat seorang pendosa seperti saya ini?"

"Diterima, pintu taubatnya Allah terbuka, sepanjang kamu benar-benar meminta ampun ke Allah," jawab Imam Hasan Al-Basri

Dengar jawaban itu Uthbah jatuh tidak sadarkan diri, bangkit dari pingsannya Uthbah kembali menanyakan ke Imam Hasan Al-Basri, ia tetap tidak yakin orang seperti dianya saat bertobat masih diterima oleh Allah SWT. Karena Uthbah demikian mengetahui begitu dosa-dosa yang ia kerjakan banyak sekali

Lalu Imam Hasan Al-Basri menerangkan, "Sebesar apa saja dosamu jika kamu benar-benar bertobat ke Allah SWT., karena itu dosa-dosamu akan diampuni oleh Allah SWT"

Saat itu juga Uthbah tidak sadarkan diri kembali, saat bangkit dari pingsannya Uthbah menanyakan kembali, dan Imam Hasan Al-Basri masih tetap menerangkan jika diterima tobatnya seorang yang betul-betul bertobat.

Lalu Uthbah berdoa ke Allah SWT, "Wahai Allah, jika Kamu terima tobatku dan Kamu ampuni dosa-dosaku karena itu muliakanlah saya dengan pengetahuan, gampang pahami dan mengingat pengetahuan dan Al-Qur'an yang saya dengar. Wahai Allah, muliakanlah saya dengan suara yang merdu hingga orang yang dengar bacaanku semakin bertambah kehalusan dalam hatinya. Wahai Allah, muliakanlah saya dan berikan saya rejeki yang halal dan berikan saya rejeki yang tidak terduga-duga."

Dan doa Utbah diwujudkan oleh Allah SWT., karena orang yang bertobat itu berbeda derajatnya dari orang yang dimurkai jadi orang yang disayangi oleh Allah SWT.
Diriwayatkan jika hingga tiap orang yang dengar bacaan Al-Qur'an dari Uthbah dapat membuat orang itu bertobat ke Allah SWT.

Dan tiap hari di tempat tinggalnya mendadak ada-ada saja orang yang memberikan makanan ke Uthbah dan itu terus jalan sampai Utbah wafat.

Penulis: Habib Ahmad bin Muhammad Al Habsyi Solo.

Posting Komentar

0 Komentar

To Top