WASIAT PENTING KH.M. ARWANI AMIN

WASIAT PENTING KH.M. ARWANI AMIN

Lights Islam - Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Kitab-Nya yang agung: "Dan jangan sampai kalian jual ayat-ayat-Ku pada harga yang sedikit (murah)."

Semua anak cucuku, santri Al-Qur'an, yang belajar dalam pondokku atau yang telah bawa, telah pulang ke rumah semasing. Saya gurumu Al-Qur'an jalankan warisan guruku Al-Qur'an Simbah KH. Munawir Allahu Yarham: "Saya dan guruku tidak meluluskan jika anak cucuku santri Al-Qur'an ikutan mendaftarkan baca Al-Qur'an untuk cari dunia (hadiah). Baik berbentuk perlombaan membaca Al-Qur'an (MTQ) atau perlombaan hafalan Al-Qur'an (MHQ) atau perlombaan yang lain. Oleh karena itu, semua anak cucuku santri lelaki atau wanita yang tidak jalankan warisanku ini, jadi tidak saya mengakui sebagai anak cucuku santri di dunia dan akhirat. Dan tidak dianggap sebagai putra wayah santri Simbah KH.M. Munawir Al-Marhum. Karena, guru itu "gu" harus digugu dawuhe (harus dituruti dawuhnya), "ru" harus diikuti thindakane (harus diikuti sikapnya). Cukup di sini warisanku supaya betul-betul digerakkan. Wassalam

Tanggal 11 Jumadal Ula 1401 H.

Turabul Aqdam  

Ayahmu,

Muhammad Arwani Al-Qudsi

Posting Komentar

0 Komentar

To Top